Wasiat atau "wadah sapida tuha" adalah sebuah komunitas para pecinta sepeda tua / klasik atau yang lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan "onthel". Terdiri dari orang - orang fenomenal "pemuja masa lalu", minoritas memang........ tapi asal kalian tahu, mereka adalah kumpulan orang - orang brillian, konseptor yang punya ide - ide gila yang kelak insyaAllah akan membawa Kabupaten Tanah Laut ke arah yang lebih baik lagi. Dan bagiku wasiat bukan sekedar sebuah komunitas, tapi...... sebuah " revolusi "........
Pukul 07:30 hati mengharu biru seiring pagi berselimut mendung, hahayyyy.....itulah kesan pertama ketika aku dan sahabatku Fajar Triatmaja mulai beranjak mengayuh onthel meninggalkan rumah menuju warung ketupat kandangan simpang tiga angsau.
Diwarung inilah kami (wasiat) berkumpul sesuai janji yang telah direncanakan. Semangat dan konsistensi pun terpancar pada wajah - wajah peserta yang dapat berhadir dihari (sabtu) itu. Sikat ketupat kandangan dulu..... hihi....Hmmm...... udara semakin dingin.......
Tepat pukul 08:00, kami memutuskan untuk berangkat. Goweeess...... Tim kecil yang berangkat terdiri dari H. Isur, om Jay, om Utam, Juni, Fajar dan aku "sang pemberontak".
Setiap detail keindahan alam sepanjang rute perjalanan (pelaihari - gunung keramaian - panjaratan) sangat kami nikmati, hamparan hijau yang terpampang di kanan - kiri jalan sungguh - sungguh memanjakan mata. Canda - tawa pun pecah tak kenal usia dan strata....... saking semangatnya... tidak sedikitpun kami memperdulikan butiran gerimis yang kian lama kian membasahi tubuh. Luar biasa.........
Semenjak bergabung diwasiat mungkin inilah perjalanan yang paling berkesan untukku......... Cekidot..........
Sekitar pukul 14:30 perjalanan kami berakhir di warung sop tulangan " tapandang " pelaihari. Saatnya makan siang...........
Thanks buat yang mau baca......














SMART !!!
BalasHapus